bumi masih akan berputar, langkah harus dilakukan ....
Minggu, 15 Januari 2012
Rabu, 11 Januari 2012
dan ..... ternyata
ternyata seperti ini .... angin berhembus, waktu berjalan, dan cerita bergulir
kesenyapan selalu ada, dan aku tahu selalu akan ada
setiap gerak, memicu tanggap benar dari setiap kita
mengamati dan mengamati lebih dalam, sadar dan lebih menyadari lagi ....
setiap langkah, kenyataan, tanggapan, adalah keputusan ... dan baik sekali jika itu lahir dari bening hati
dan jawabnya selalu sama ... tetapkan hatimu, tetapkan dirimu .... dalam meditasi ... dan selamilah sendiri
kesenyapan selalu ada, dan aku tahu selalu akan ada
setiap gerak, memicu tanggap benar dari setiap kita
mengamati dan mengamati lebih dalam, sadar dan lebih menyadari lagi ....
setiap langkah, kenyataan, tanggapan, adalah keputusan ... dan baik sekali jika itu lahir dari bening hati
dan jawabnya selalu sama ... tetapkan hatimu, tetapkan dirimu .... dalam meditasi ... dan selamilah sendiri
Selasa, 10 Januari 2012
ya ... inilah
hari datang ... seribu langkah mengiringi
seru kehidupan menemani .... asa dan anugrah adalah pengiringnya
ah, minuman ini terasa hangat di tenggorokan, dan aku memandang ke depan
kau mengambil gitar, memetik pelan, dan mulai bernyanyi
suara itu mengalir pelan, dan perlahan penuh arti
hidup memberi makna, indahnya terasa .....
dan karena itu darimu ... warnanya menjadi lebih di hatiku ...
dan dari sudut-sudut itu ... kau memandangku
tadinya aku ragu ... tapi akhirnya aku tahu
walau aku tak tahu apa yang harus kulakukan ... tapi aku tahu aku pasti tersenyum
waktu terasa ........
seru kehidupan menemani .... asa dan anugrah adalah pengiringnya
ah, minuman ini terasa hangat di tenggorokan, dan aku memandang ke depan
kau mengambil gitar, memetik pelan, dan mulai bernyanyi
suara itu mengalir pelan, dan perlahan penuh arti
hidup memberi makna, indahnya terasa .....
dan karena itu darimu ... warnanya menjadi lebih di hatiku ...
dan dari sudut-sudut itu ... kau memandangku
tadinya aku ragu ... tapi akhirnya aku tahu
walau aku tak tahu apa yang harus kulakukan ... tapi aku tahu aku pasti tersenyum
waktu terasa ........
Selasa, 03 Januari 2012
senja sore ini
dari manakah bening hati?
itu berasal dari hati dan pikiran yang tenang. hati dan pikiran yang tenang adalah hasil dari olah batin dan meditasi pengamatan yang dilakukan.
kesadaran akan meditasi lahir dari pengertian dan pengetahuan yang benar. pengertian dan pengetahuan yang benar lahir dari kesempatan untuk menerima pengertian dan pengetahuan yang benar itu.
apakah benar yang menentukan nasib kita adalah kita sendiri?
benar. dalam pengertian bahwa kita adalah penyebab penderitaan dan kebahagiaan kita. dalam pengertian bahwa hidup tidaklah sesederhana apa yang kita tahu. itu jauh jauh jauh lebih dalam dari pengertian kita.
nasib tidak bisa diubah, tapi sikap dan cara menjalani hidup kita bisa didewasakan. dengan kesadaran, dengan meditasi, dengan pengertian yang baik. kemudahan akan datang, pengertian akan tumbuh. bersama itu hidup bukanlah sebuah siksaan.
jika kesadaran telah tumbuh, kita akan menjalani hidup kita dengan kesungguhan hati, pikiran, dan perasaan. dan bersama itu hidup akan terasa sangat membahagiakan, karena kita menjalani hidup kita, kita menikmatinya.
itu berasal dari hati dan pikiran yang tenang. hati dan pikiran yang tenang adalah hasil dari olah batin dan meditasi pengamatan yang dilakukan.
kesadaran akan meditasi lahir dari pengertian dan pengetahuan yang benar. pengertian dan pengetahuan yang benar lahir dari kesempatan untuk menerima pengertian dan pengetahuan yang benar itu.
apakah benar yang menentukan nasib kita adalah kita sendiri?
benar. dalam pengertian bahwa kita adalah penyebab penderitaan dan kebahagiaan kita. dalam pengertian bahwa hidup tidaklah sesederhana apa yang kita tahu. itu jauh jauh jauh lebih dalam dari pengertian kita.
nasib tidak bisa diubah, tapi sikap dan cara menjalani hidup kita bisa didewasakan. dengan kesadaran, dengan meditasi, dengan pengertian yang baik. kemudahan akan datang, pengertian akan tumbuh. bersama itu hidup bukanlah sebuah siksaan.
jika kesadaran telah tumbuh, kita akan menjalani hidup kita dengan kesungguhan hati, pikiran, dan perasaan. dan bersama itu hidup akan terasa sangat membahagiakan, karena kita menjalani hidup kita, kita menikmatinya.
Senin, 02 Januari 2012
buddha di dalam bis
waktu bergulir, di dalamnya ikatan karma mengalir deras dan tajam
pada setiap jengkal peristiwa, terlukis bagaimana kesadaran berada
di dalamnyalah, kehidupan kita, mengalir pelan tak berdaya
ia memandang pada setiap jalan, terpisah dari setiap peristiwa
dalam pandang bening, tulus, penuh arti
tidak tersentuh, tidak berada dalam duka, gelisah, sengsara
berjalan bersama waktu, menembus setiap peristiwa sederhana; dimana keheningan berkuasa dan yang hanya ada
oh setiap orang menderita karena tidak sadar; tidak sadar akan apa yang diucapkan, tidak sadar akan apa yang dilakukan, tidak sadar akan apa yang dipikirkan, tidak bisa melihat hidup secara nyata dan apa adanya ... tidak bisa menyadari bahwa semua terjadi atas kehendak alam, melihat dan membiarkan diri hidup dalam kehendak bijak Sang Kuasa ... karena hanya Ia yang tahu, karena hanya keiklasan dan ketulusan yang membuat hidup berjalan dengan semestinya
tidak ada pencapaian, tidak ada rasa ingin lebih, menjalani dan lebur pada setiap waktu
menjalani dengan pandangan sadar, memandang dari kedalaman jiwa pada setiap aksi dan merespon dengan kesadaran pula.
dan ia tersenyum, dalam senyumnya terbit matahari; menyegarkan, mencipta damai
dan ia tertawa, lepas .... tanpa beban
pada setiap jengkal peristiwa, terlukis bagaimana kesadaran berada
di dalamnyalah, kehidupan kita, mengalir pelan tak berdaya
ia memandang pada setiap jalan, terpisah dari setiap peristiwa
dalam pandang bening, tulus, penuh arti
tidak tersentuh, tidak berada dalam duka, gelisah, sengsara
berjalan bersama waktu, menembus setiap peristiwa sederhana; dimana keheningan berkuasa dan yang hanya ada
oh setiap orang menderita karena tidak sadar; tidak sadar akan apa yang diucapkan, tidak sadar akan apa yang dilakukan, tidak sadar akan apa yang dipikirkan, tidak bisa melihat hidup secara nyata dan apa adanya ... tidak bisa menyadari bahwa semua terjadi atas kehendak alam, melihat dan membiarkan diri hidup dalam kehendak bijak Sang Kuasa ... karena hanya Ia yang tahu, karena hanya keiklasan dan ketulusan yang membuat hidup berjalan dengan semestinya
tidak ada pencapaian, tidak ada rasa ingin lebih, menjalani dan lebur pada setiap waktu
menjalani dengan pandangan sadar, memandang dari kedalaman jiwa pada setiap aksi dan merespon dengan kesadaran pula.
dan ia tersenyum, dalam senyumnya terbit matahari; menyegarkan, mencipta damai
dan ia tertawa, lepas .... tanpa beban
Langganan:
Postingan (Atom)