Kamis, 29 Desember 2011

senja

tahu gk, harusnya tidak kubiarkan kau bersamanya, dia itu sungguh, sungguh tidak tahu diri ...

tanpa sadar kata itu keluar. ringan, dingin, tegas. dan itu kulakukan tanpa memandang wajahmu.

waktu berjalan, sedetik, dua detik, tiga .... 

keheningan tidak sepenuhnya damai, kadang keheningan seperti kabut; serasa tipis, tapi tebal. serasa ilusi, tapi nyata.

kalau aku memutuskan tetap bersamanya, kau masih mau beringingan jalan bersamaku?

tentu .... jawabku cepat, dan setelah itu aku merasa masuk dalam lubang hitam, dan tenggelam di dalamnya ....

waktu seperti tembaga, yang sepertinya jauh tidak berarti dibandingkan perunggu, perak, bahkan emas. tapi sejenak dalam ketidak berhargaan itu, hidup mengalir deras.

yang kuingin hanya bahagiamu, bukan yang lain. kebenaran ini masih bertahta di hatiku, entah sampai kapan. dan dengan bahagia aku memegangnya erat, sambil menunggu tanda dari langit ...... ya .... bagaimana pun peran ini berjalan dengan baik sesuai kehendaknya ... sebab apa daya diri ini.

setelah itu yang kutahu ... aku tersenyum bahagia .......

Tidak ada komentar: