
Minggu ini sedikit mendung .. awan berarak mulai menghadang di jalan. Tapi kuputuskan untuk melangkah.
Untuk hari ini aku spesial membabarkan irama langkah yang (lebih) cepat dari biasanya. Sebenarnya bukan apa-apa, tapi memang (respon) tubuh ini harus dilatih dengan lebih cepat.
Lalu menyapalah segerombol orang dengan membawa kurung batang di atasnya. Ketika melihatnya aku terkejut. Bagaimana tidak aku berhadapan langsung dengan orang-orang yang membawa jenazah itu.
Tapi kemudian aku tahu bahwa aku berseberangan jalan dengan mereka semua. Ya, aku menyadarinya. Sementara mereka berjalan ke kematian, aku berjalan ke kehidupan.
dan waktu berjalan dalam terang sejuta matahari, di dalamnya bersinar kemulyaan yang tiada tara. suatu kebanggaan tersendiri melihatnya. suatu kebanggaan tersendiri menjadi bagiannya.
pemahaman demi pemahaman tumbuh tanpa diminta. terima kasih atas semuanya .... terima kasih ...